Langsung ke konten utama

Dorong Ekspor, Pemerintah Siapkan 2 Kebijakan Strategis

Dorong Ekspor, Pemerintah Siapkan 2 Kebijakan Strategis

Defisit neraca perdagangan diprediksi masih mungkin berlanjut pada 2019. Untuk itu, pemerintah mendorong peningkatan kinerja ekspor melalui dua langkah kebijakan yaitu simplifikasi prosedural dan efisiensi logistik.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan,‎ instrumen kebijakan ini akan memberi dampak segera terhadap perbaikan kinerja neraca perdagangan dan daya saing ekspor.

“Kita memerlukan instrumen kebijakan peningkatan ekspor untuk tetap menjaga kestabilan kinerja neraca perdagangan, khususnya untuk kuartal pertama tahun ini. Instrumen yang kita butuhkan adalah untuk kurun waktu sangat segera, jangka pendek, dan jangka menengah panjang,” ujar dia di Jakarta, Jumat (25/1/2019).

Menurut Darmin, pemerintah mencoba menformulasikan kebijakan peningkatan ekspor yang dampaknya bisa segera dirasakan dengan memperbaiki sisi prosedural ekspor.

Pemerintah juga berencana memberlakukan dua kebijakan peningkatan kinerja ekspor yang dinilai dapat memberikan dampak yang cepat.

Pertama, simplifikasi prosedural ekspor untuk memberikan efisiensi biaya dan waktu dengan pengurangan komoditi yang wajib menyertakan laporan surveyor (LS) dan Larangan Terbatas (Lartas) Ekspor lainnya.

“Nanti kami akan berkoordinasi untuk mencabut Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) terkait LS. Kami usahakan minggu depan dapat selesai,” ungkap Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita.

https://www.ciloz.com

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Empat Tahapan Utama Dalam Ekspor (Menggunakan L/C)

Empat Tahapan Utama Dalam Ekspor (Menggunakan L/C) 1.     Sales Contract Process Sales contract adalah dokumen/surat persetujuan antara penjual dan pembeli yang merupakan follow-up dari purchase order yang diminta importer . Isinya mengenai syarat-syarat pembayaran barang yang akan dijual, seperti harga, mutu, jumlah, cara pengangkutan, pembayaran asuransi dan sebagainya. Kontrak ini merupakan dasar bagi pembeli untuk mengisi aplikasi pembukaan L/C kepada Bank. a. Promosi Kegiatan promosi komoditas yang akan diekspor melalui media promosi seperti iklan di media elektronik, majalah, Koran, pameran dagang atau melalui badan/lembaga yang berhubungan dengan kegiatan promosi ekspor seperti Ditjen PEN, Kamar Dagang dan Industri, Atase perdagangan dan lain sebagainya b. Inquiry Pengiriman surat permintaan suatu komoditas tertentu oleh Importir kepada eksportir ( letter of inquiry ). Biasanya berisi deskripsi barang, mutu, harga dan waktu pengiriman c....

Pisang dan Kopi RI Berpotensi Besar Kuasai Pasar Jepang

Pisang dan Kopi RI Berpotensi Besar Kuasai Pasar Jepang. Duta Besar Indonesia untuk Jepang dan Federasi Mikronesia, Arifin Tasrif mengatakan, tiap tahunnya, Jepang mengimpor pisang dan kopi dari negara lain. Sayangnya, yang berasal dari Indonesia jumlahnya masih sangat kecil. "Jepang impor pisang 1 juta ton dari Filipina, sisanya Amerika Latin. (Dari Indonesia) hanya 3.000 ton per tahun. Kopi juga, kopi Indonesia top, tapi produk ke sini dari Vietnam. ‎Padahal kopi kita spesifik, ada Gayo, Toraja, Kintamani," ujar dia di Osaka, Jepang, seperti ditulis Rabu (6/2/2019). Selain itu, kebutuhan anak produk nanas di Jepang juga besar. Namun sayangnya, nanas asal Indonesia belum banyak memenuhi standar yang ditetapkan Negeri Sakura. "Nanas kita besar-besar. Tapi di sini harus di bawah 800 gram, yang kecil-kecil, agar bisa masuk supaya sesuai dengan pabrik yang memprosesnya," kata dia. Melihat hal tersebut, lanjut Arifin, sebenarnya Indonesia punya...